Langsung ke konten utama

Teks Do'a Upacara Bendera Hari Senin

Upacara bendera merupakan salah satu kegiatan penting yang wajib dilaksanakan di sekolah. Upacara bendera pada umumnya dilaksanakan setiap hari Senin dan hari-hari tertentu. Upacara bendera dilaksanakan untuk menumbuhkan rasa nasionalisme dan patriotisme kita terhadap bangsa dan negara kita. 

Menurut Permendikbud No. 22 Tahun 2018 tentang Pedoman Upacara Bendera di sekolah, upacara bendera merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan tujuan pendidikan yang mencakup nilai-nilai penanaman sikap disiplin, kerja sama, rasa percaya diri dan tanggung jawab.

Biasanya upacara bendera dilaksanakan oleh para peserta didik dengan rangkaian acara yang sudah ditentukan. Dalam kegiatan ini peserta didik dilatih untuk percaya diri tampil sebagai petugas upacara. Pada bagian akhir kegiatan terdapat pembacaan doa oleh salah satu petugas upacara.

Pembacaan doa biasanya berisi permohonan dan harapan kita dalam kelancaran dan kemudahan proses belajar mengajar di sekolah.

Berikut ini contok teks pembacaan do'a untuk kegiatan upacara bendera.


DO’A

Bismillaahir rohmanir rohim,

Alhamdulillaahi robbil ‘aalamiin,

Wassholatu wassalamu ‘alaa asyrofil ambiyaa i wal mursaliin wa ‘alaa aalihi wa shohbihi ajma’iin.

 

Dengan nama-Mu Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, segala puji untuk-Mu Tuhan semesta alam, Engkau tempat kami meminta, kami memohon kepada-Mu Ya Allah.

 

Ya Allah, Ya Tuhan kami,

Saat ini kami berkumpul dalam rangka mengikuti upacara bendera hari Senin, untuk itu ya Allah jadikan kegiatan ini, kegiatan yang penuh rahmat, kegiatan yang membawa manfaat, dan kegiatan yang penuh dengan hikmat. Ya Rabb, berkahi dan ridhoi acara kami.

 

Ya Allah, Ya Rahman Ya Rahim,

Limpahkanlah rahmat dan hidayah-Mu, curahkanlah ilmu dan hikmah-Mu kepada kami, ampunilah segala kekhilafan kami, jauhkanlah kami dari segala murkamu, dan jadikanlah kami hamba yang pandai bersujud dan bersyukur kepada-Mu.

 

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Pengampun,

Ampunilah segala dosa kami, dosa-dosa Ibu Bapak kami, guru kami, dan para pemimpin kami. Terimalah amal dan perjuangan kami, karena Engkau Maha Pengampun lagi Maha Mengetahui.

 

Ya Allah, Tuhan Yang Maha Mendengar,

Kabulkan doa dan permohonan kami.

 

Robbanaa aatina fiddun-ya hasanah, wa fil aakhiroti hasanah, wa qinaa ‘adzaabannaar.

Subhaana robbika robbil ‘izzati ‘ammayasifun

Wasalamun ‘alal mursalin wal hamdulillaahi rabbil ‘aalamiin.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hadits tentang Larangan Korupsi dan Kolusi

  HADITS TARBAWI HADIS LARANGAN KORUPSI DAN KOLUSI Disusun untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Hadits Tarbawi yang dibimbing oleh Bapak Dr. La Ode Ismail Ahmad, M.Th.I OLEH: KELOMPOK 8 Nur Annisa                              NIM: 20100116066 Sitti Fatimah S                        NIM: 20100116062 Yuliasti                                    NIM: 20100116052 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN UNIVERSITAS ISLAM NEGERI ALAUDDIN MAKASSAR TAHUN AKADEMIK 2016/1017 ...

Kalimat dalam Bahasa Indonesia dan Pembagiannya

BAHASA INDONESIA KALIMAT DAN PEMBAGIANNYA OLEH: YULIASTI NIM: 20100116052 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN UNIVERSITAS ISLAM NEGERI ALAUDDIN MAKASSAR TAHUN AKADEMIK 2016/1017   KATA PENGANTAR Segala puji bagi Allah yang masih memberikan kesehatan dan kesempatannya kepada kita semua, terutama kepada penulis. Sehingga penulis dapat menyelesaikan masalah ini. Berikut ini, penulis mempersembahkan sebuah makalah yang berjudul   “Kalimat Dalam Bahasa Indonesia”, penulis mengharapkan makalah ini dapat bermanfaat bagi pembaca semua, terutama bagi penulis sendiri. Kepada pembaca yang budiman, jika terdapat kekurangan atau kekeliruan dalam makalah ini, penulis mohon maaf, karena penulis sendiri dalam tahap belajar. Dengan demikian, tak lupa penulis ucapkan terima kasih, kepada para pembaca. Semoga Allah memberkahi makalah ini sehingga benar-benar bermanfaa...

Mubtada dan Khabarnya

MUBTADA DAN KHABAR (JUMLAH ISMIYYAH DAN JUMLAH FI’LIYYAH) Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Bahasa Arab Semester 3 Jurusan Pendidikan Agama Islam Fakultas Tarbiyah dan Keguruan UIN Alauddin Makassar OLEH KELOMPOK 03 : SYAIKHAH FAKHRUNNISA NIM:201001160 50 MIFTAHUL JANNAH NIM:201001160 51 YULIASTI NIM:201001160 52 JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN UNIVERSITAS ISLAM NEGERI ALAUDDIN MAKASSAR 2017 MUBTADA A.     Pengertian Mubtada اَلْمُبْتَدَاُهُوَاَلاِسْمُ اَلْمَرْفُوْغُ اَلْعَأرِى عَنِ اَلْعَوَامِلِ اَلْلَفْظِيَّةِ وَالْخَبَرُهُوَالْاِسْمُ الْمَرْفُوْعُ الْمُسْنَدُاِلَيْهِ نَحْوُقَوْلِكَ زَيْدٌقَاءِمٌ وَالزَّيْدَانِ قَاءِمٌ وَالزَّيْدَانِ قَاءِمَانِ وَالزَّيْدُوْنَ قَاءِمُوْنَ Mubtada ada lah isim marfu' yang bebas dari amil lafazh, sedangkan khabar ialah isim marfu' yang di-musnad-kan kepada mubtada, contohnya seperti perkataan:   ...