Langsung ke konten utama

Hukum Merayakan Hari Ulang Tahun

FATWA ISLAMI Hukum Merayakan Hari Ulang Tahun Tanya : Syaikh Ibnu Baz rahimahullah ditannya tentang Apakah hukum merayakan Hari Ulang Tahun ? Jawab : Merayakan Hari Ulang Tahun tidak ada landasannya dalam agama kita yang suci bahkan ia adalah bid’ah berdasarkan sabda Nabi shallallahu 'alaihi wasallam , “Barangsiapa yang mendatangkan suatu perbuatan baru (mengada-ada) dalam urusan kita ini (agama) sesuatu yang bukan darinya maka hal itu adalah ditolak”. (Muttafaq ‘alaih). Dan dalam lafazh Imam Muslim yang dita’liq kan (diriwayatkan secara mu’allaq) oleh Imam Bukhari rahimahullah dalam shahihnya dengan lafazh yang Jazm (tegas, pasti), “Barangsiapa yang melakukan suatu perbuatan yang bukan dari urusan kami (agama) maka hal itu adalah ditolak”. Telah diketahui bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wasallam tidak pernah merayakan Hari Lahir (Hari Ulang Tahun) beliau selama hidupnya, tidak juga memerintahkan hal itu serta tidak pernah mengajarkannya kepada para shahabat beliau.. demikian juga halnya dengan para al-Khulafaur Rasyidun. Dan seluruh shahabat beliau tidak pernah melakukan hal itu padahal mereka adalah orang-orang yang paling mengetahui sunnah Nabi, orang-orang yang paling dicintai oleh beliau dan orang-orang yang paling komitmen dalam menjalankan ajaran beliau. Maka andaikata perayaan Hari Lahir (Maulid Nabi) adalah disyari’atkan niscaya mereka pasti berlomba-lomba merayakannya. Begitu juga (hal ini) tidak pernah dilakukan dan dianjurkan oleh seorang pun dari para ulama yang hidup pada abad-abad utama. Maka berdasarkan hal tersebut, diketahui bahwa perbuatan tersebut bukan termasuk ajaran syara’/agama yang karenanya Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wasallam diutus dan kami bersaksi di hadapan Allah dan seluruh kaum Muslimin bahwasanya andaikata beliau melakukan atau memerintahkannya atau dilakukan oleh para shahabatnya niscaya kami akan berlomba-lomba untuk melakukannya dan menyeru kepadanya sebab kami – alhamdulillah – adalah termasuk orang-orang yang paling komitmen dalam mengikuti sunnah beliau dan mengagungkan perintah dan larangannya. Kami memohon kepada Allah agar kami dan seluruh kaum Muslimin dapat berketetapan hati (tsabat) dalam menjalankan kebenaran dan terhindar dari setiap hal yang bertentangan dengan syara’ Allah yang suci, sesungguhnya Dia adalah Maha Pemurah lagi Mulia. [al-Fatâwa al-Jâmi’ah lil Mar-ah al-Muslimah, Jld. III, hal. 1099].

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hadits tentang Larangan Korupsi dan Kolusi

  HADITS TARBAWI HADIS LARANGAN KORUPSI DAN KOLUSI Disusun untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Hadits Tarbawi yang dibimbing oleh Bapak Dr. La Ode Ismail Ahmad, M.Th.I OLEH: KELOMPOK 8 Nur Annisa                              NIM: 20100116066 Sitti Fatimah S                        NIM: 20100116062 Yuliasti                                    NIM: 20100116052 PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM FAKULTAS TARBIYAH DAN KEGURUAN UNIVERSITAS ISLAM NEGERI ALAUDDIN MAKASSAR TAHUN AKADEMIK 2016/1017 ...

MC acara Isra' Mi'raj Nabi Muhammad Saw.

  Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Alhamdulillah, wash shalatu was salamu ‘alaa rasulillah, Muhammad ibnu ‘Abdillah, wa ‘alaa aalihi wa ash-habihi wa man walah, amma ba’du. Al Mukarrom bapak Ustadz Syahrul Muhsin Yang terhormat Bapak Kepala Sekolah SDN 012 Nongsa beserta staff majelis guru. Serta yang berbahagia teman-teman SDN 012 Nongsa sekalian. Alhamdulillahi rabbil ‘aalamiin. Segala puji syukur hanya milik Allah Swt. karena atas rahmat-Nyalah kita dapat berkumpul pada pagi ini di tempat ini dalam keadaan sehat wal ‘afiat dalam acara memperingati Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad Saw. semoga kehadiran kita semua mendapat ridho Allah Swt. Aamiin. Shalawat dan salam senantiasa dilimpahkan kepada junjungan kita Nabi Muhammad Saw. yang telah mengeluarkan manusia dari zaman kegelapan yaitu zaman jahiliyah menuju cahaya kebenaran yang terang benderang, yaitu agama Islam. Baiklah saya sebagai pembawa acara Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad Saw. akan langsung mem...

10 Sebab Hadirnya Cinta Kepada Allah

10 Sebab Hadirnya Cinta Kepada ALLAH Cinta, satu kata dengan bermacam macam makna. Setiap orang mempunyai caranya masing-masing dalam mengekspresikan rasa cinta tersebut. Cinta tidak hanya diekspresikan kepada sesama manusia, rasa cinta banyak diekspresikan kepada siapa saja, terutama kepada Sang Pencipta. Cinta adalah kedudukan yang banyak diperebutkan oleh manusia, bahkan dengan antusiasnya, mereka berlomba-lomba ingin mengetahui hakikatnya. Dengan semangat ruh cinta lah, para ahli ibadah bersungguh-sungguh melaksanakan ibadah. Maka cinta adalah makanan hati, nutrisi jiwa, dan penyejuk mata. Cinta adalah kehidupan, yang jika seseorang diharamkan darinya, niscaya dia termasuk di antara sekian banyak orang yang mati. Cinta adalah cahaya, yang apabila seseorang kehilangannya, niscaya dia akan berada di laut kegelapan. Cinta adalah penawar, yang apabila seseorang tidak memilikinya, maka niscaya semua macam penyakit akan singgah di dalam hatinya. Cinta adalah kelezatan yang apabila...